Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?

Mari bergabung di revolusi Identitas Digital Indonesia.
Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP anda, dan nikmati kemudahan beraktifitas digital.

Sudahkan tahukan Anda dengan program PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) terbaru yang satu ini? Bersyukurlah karena dengan adanya program ini kita akan mendapatkan satu domain gratis dengan ekstensi .my.id beserta satu blog gratis pula dengan platform WordPress Multiuser. Atau anggap saja kalian akan mendapatkan satu blog WordPress beserta domain my.id gratis tis tis. Contohnya http://sasono.my.id Uhuk ..

How It Works?

Seperti yang tertulis di halaman awal demo.e.id.

Mari bergabung di revolusi Identitas Digital Indonesia.
Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP anda, dan nikmati kemudahan beraktifitas digital.

Continue reading “Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?”

Ukuran Itu Penting

Yes, size does matter. Meskipun tidak dalam semua hal, tetapi ukuran sering kali bisa menjadi awal dari sebuah permasalahan.

FYI, saya baru saja merubah background image blog ini, saya tetap memutuskan menggunakan warna hitam sebagai warna dominan dengan sedikit aksen bunga Dandelion di sisi kiri disertai protolannya (tolong, saya lupa bahasa Indonesianya).

Continue reading “Ukuran Itu Penting”

Kustomisasi Tema Kactus Untuk Jekyll

Karena sebuah blog adalah cerminan dari pemiliknya, maka sudah semestinya tampilan juga harusnya disesuaikan dengan pemilik. Atau sedikit sentuhan setidaknya perlu dilakukan untuk memaksimalkan fitur maupun tampilan dari sebuah blog.

Saya memakai Jekyll sebagai tool untuk membangun blog ini. Tema yang saya gunakan adalah Kactus milik Nick Balestra dengan beberapa perubahan atau kustomisasi. 1

Markdown dan Highlighter

Secara default tema Kactu menggunakan markdown Redcarpet dan hilighter Pygments, namun sejak perilisan Jekyll 3, Jekyll secara default menggunakan Kramdown sebagai markdown, dan Rouge sebagai highligter default. Oleh karena itu diperlukan perubahan markdown dan highlighter pada file _config.yml rubah menjadi seperti di bawah ini.

Continue reading “Kustomisasi Tema Kactus Untuk Jekyll”

Google Noto Fonts

Noto is Google’s font family that aims to support all the world’s languages. Its design goal is to achieve visual harmonization across languages.

Bagi kalian yang belum pernah dengar proyek Google yang satu ini mungkin akan bertanya-tanya tentang maksud atau tujuan dari adanya proyek tersebut. Google Noto Fonts adalah proyek lain milik Google disamping Google Fonts.

Seperti kutipan yang ada pada halaman resmi, proyek ini bertujuan untuk menyelaraskan tampilan visual seluruh bahasa di dunia. Jadi tidak perlu banyak jenis font yang digunakan untuk setiap penulisan sebuah bahasa.

Untuk Indonesia sendiri, Noto sudah memiliki beberapa bahasa daerah di Indonesia; Achi, Bali, Banjar, Batak Toga, Betawi, Bugis, Gorontalo, Jawa, Kerinci, Komering, Lampung Api, Madura, Makasar, Malay (Arab), Mandar, Mentawai, Minangkabau, Ngaju, Rejang, Sangir, Sasak, Selayar, Sunda, Tae’, Tolaki, Cina Tradisional, Uab Meto, dan bahasa Indonesia sendiri.

Noto menyediakan dua jenis font yang dapat digunakan dalam penulisan, yaitu Sans dan Serif.

Tertarik? silahkan kunjungi halaman resmi Google Noto Fonts untuk mengunduhnya.