Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?

Mari bergabung di revolusi Identitas Digital Indonesia.
Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP anda, dan nikmati kemudahan beraktifitas digital.

Sudahkan tahukan Anda dengan program PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) terbaru yang satu ini? Bersyukurlah karena dengan adanya program ini kita akan mendapatkan satu domain gratis dengan ekstensi .my.id beserta satu blog gratis pula dengan platform WordPress Multiuser. Atau anggap saja kalian akan mendapatkan satu blog WordPress beserta domain my.id gratis tis tis. Contohnya http://sasono.my.id Uhuk ..

How It Works?

Seperti yang tertulis di halaman awal demo.e.id.

Mari bergabung di revolusi Identitas Digital Indonesia.
Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP anda, dan nikmati kemudahan beraktifitas digital.

Continue reading “Mau, Blog dan Domain .my.id Gratis dari PANDI?”

Update Ghost 0.11.3 [Openshift]

According to Marco Ibarra, “This is the best available guide ANYWHERE!”

First. Let me tell you that it is just another update and I wouldn’t explain the new features as they have been explained here in every developer blog post. Just go and read it.

Second. I will also try to explain it briefly as I assume that you have read the other posts I wrote before here and here.

Note

Someone confirmed that this tutorial also worked for updating to the version 0.11.7. Read his comments (potatoefist) below.

Backup

Remember to always do a backup first before doing an upgrade.

  1. Go to your blog dashboard > Labs > then hit the Export button. This will export your settings and your content to a json file that you can import whenever you need it.
  2. Make a snapshot of your cartridge by using this command in your terminal rhc snapshot save . You can read about this here.

Continue reading “Update Ghost 0.11.3 [Openshift]”

Update Ghost 0.9.0 Using Openshift Quickstart

“right! the simplest and most efficient way to do it.” Said Fugabi.

Ghost recently released a new version of the CMS, and again, here are the steps or tutorial on how to update your Ghost to the version 0.9.0 for the users of Openshift Quickstart. This is the easier way to update your Ghost rather than this one I wrote before.

I assume that you already have a clone of your application (blog) in your local machine.

At first, I suggest you to take a look at the ‘update’ section below before doing the upgrade. Please 1.

Backup

Remember to always do a backup first before doing an upgrade. I suggest you to make a backup from your blog and your whole openshift gear (your application).

  1. Go to your blog dashboard > Labs > then hit the Export button. This will export your settings and your content to a json file that you can import whenever you need it.
  2. Make a snapshot of your cartridge by using this command in your terminal rhc snapshot save <app_name>. You can read about this in here.

Continue reading “Update Ghost 0.9.0 Using Openshift Quickstart”

Galeri Personal

“Photography is a love affair with life.” -Burk Uzzle

Saya memutuskan untuk menghidupkan kembali galeri online yang dulu sudah sempat saya buat, kalian bisa baca disini https://blog.sasono.web.id/2012/05/13/shoot-mari-mencoba-photoblogging/

Masih menggunakan sub-domain yang sama, https://photo.sasono.web.id. Monggo dikunjungi, dikomen juga boleh, meskipun postingannya baru satu. Galeri online ini akan saya bedakan dengan akun Instagram pribadi.

Ukuran Itu Penting

Yes, size does matter. Meskipun tidak dalam semua hal, tetapi ukuran sering kali bisa menjadi awal dari sebuah permasalahan.

FYI, saya baru saja merubah background image blog ini, saya tetap memutuskan menggunakan warna hitam sebagai warna dominan dengan sedikit aksen bunga Dandelion di sisi kiri disertai protolannya (tolong, saya lupa bahasa Indonesianya).

Continue reading “Ukuran Itu Penting”

Google Noto Fonts

Noto is Google’s font family that aims to support all the world’s languages. Its design goal is to achieve visual harmonization across languages.

Bagi kalian yang belum pernah dengar proyek Google yang satu ini mungkin akan bertanya-tanya tentang maksud atau tujuan dari adanya proyek tersebut. Google Noto Fonts adalah proyek lain milik Google disamping Google Fonts.

Seperti kutipan yang ada pada halaman resmi, proyek ini bertujuan untuk menyelaraskan tampilan visual seluruh bahasa di dunia. Jadi tidak perlu banyak jenis font yang digunakan untuk setiap penulisan sebuah bahasa.

Untuk Indonesia sendiri, Noto sudah memiliki beberapa bahasa daerah di Indonesia; Achi, Bali, Banjar, Batak Toga, Betawi, Bugis, Gorontalo, Jawa, Kerinci, Komering, Lampung Api, Madura, Makasar, Malay (Arab), Mandar, Mentawai, Minangkabau, Ngaju, Rejang, Sangir, Sasak, Selayar, Sunda, Tae’, Tolaki, Cina Tradisional, Uab Meto, dan bahasa Indonesia sendiri.

Noto menyediakan dua jenis font yang dapat digunakan dalam penulisan, yaitu Sans dan Serif.

Tertarik? silahkan kunjungi halaman resmi Google Noto Fonts untuk mengunduhnya.

Shoot: Mari Mencoba Photoblogging

Beberapa minggu terakhir ini banyak sekali hal yang menyumpal di otak saya, yang pada akhirnya malah menyumbat inspirasi untuk menulis. Namun sebenarnya hal itu tidak menjadikan masalah buat diri saya, toh esensi dari kegiatan blogging itu sendiri adalah berbagi, jadi kalau saya sedang tidak memiliki sesuatu untuk dibagi saya juga tidak akan memaksakan kehendak untuk mempost apa-apa yang saya rasa tidak penting untuk dibagikan kepada sahabat. Saya malah bakal merasa kasihan kalau ada seseorang yang mampir ke blog ini, tapi tidak menemukan apa yang dicari, meskipun pada dasarnya juga banyak tidak dapatnya, tapi paling tidak bisa membuat orang meninggalkan komentar lah, itu indikasi kalau orangnya sudah baca, paling tidak. :-D. Well, terserah mereka mau menempatkan blog ini dimana, kalau memang berguna ya Alhamdulillah, kalau tidak ya syukur.

Sebelum masuk ke topik intinya, saya beri imbauan bagi para pembaca sekalian, bahwasanya ini adalah sebuah tulisan bertemakan show off, atau katakanlah mau pamer, jadi apabila sahabat tidak berkenan saya pameri, sahabat bisa lanagsung menutup tab ini atau berpindah ke halaman lain yang lebih menarik.

Photoblog (atau photolog, atau phlog) adalah bentuk kegiatan berbagi foto dan penerbitan dalam format blog. Ini berbeda dari sebuah blog biasa dari penggunaan dominan dan kegiatannya yang lebih fokus pada foto-foto, bukan teks. —Wikipedia 1

Jadi intinya, yang membedakan adalah bahan posting yang lebih ditekankan kepada foto-foto, bukan berupa teks seperti blogging pada umumnya.

Sepertinya ini mendasar juga kepada trend aktifitas dunia maya di era modern seperti sekarang ini yang lebih memberikan kesan sederhana namun berkualitas, yang sudah merasuk juga ke dunia desain dan blogging itu sendiri. Memicu munculnya istilah baru seperti “micro blogging”. Sebagai contoh kita bisa mengambil platform Tumblr yang sekarang juga mulai tenar dengan istilahnya Tumblog, bahkan WordPresspun sedikit mengikuti jejak Tumblr dalam beberapa poin, tema dan format postingan semisal.

Lalu bagaimana dengan Blogger sendiri? saya pribadi juga belum mengerti. Tetapi kebanyakan para user juga sudah berusaha dengan format mereka sendiri. Photoblogging adalah style, hanya berupa format blogging yang lebih mengedepankan gambar/foto daripada teks.

Saya sendiri juga tertarik, kenapa? disamping menyenangkan, photoblogging juga bisa diadikan alternatif kegiatan blogging kalau pas lagi less of idea. Nggak punya ide nulis, foto bisa dijadikan alternatif.

Dan ini adalah bukti ketertarikan saya akan Photoblogging. Saya sudah membuat satu blog lagi dengan subdomain photo.sasono.web.id 2

Soal isinya tidak perlu dipertanyakan, HANCUR :-D. Saya belum memiliki banyak bahan untuk mengisinya, apa adanya lah pokoknya, namanya juga dalam tahap percobaan. Saya selalu berharap kritik maupun saran dari sahabat sekalian.

Well, saya sudah memulai, bagaimana dengan Anda ?? 🙂


  1. Sumber Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Photoblog.

  2. Note: Link tersebut saya arahkan ke akun Instagram.